BONGKAR Garasi Ahmad Sahroni! Punya Kekayaan Rp 328,9 M, Ada Porsche Rp 14 M hingga Harley-Davidson Sultan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama Ahmad Sahroni, politisi Partai NasDem sekaligus mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, lagi-lagi bikin publik tercengang. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang disetor pada Februari 2025, Sahroni melaporkan memiliki 28 kendaraan mewah senilai Rp 38,132 miliar.
Deretan supercar hingga motor gede itu membuat publik bersorak heran sekaligus geram, apalagi di tengah kondisi ekonomi rakyat yang kian sulit. Pertanyaan pun bergema: dari mana asal harta sebesar itu?
Koleksi Sultan: Ferrari, Porsche, hingga Harley-Davidson
Berikut daftar lengkap koleksi kendaraan milik Ahmad Sahroni:
Mobil Mewah Bernilai Miliaran
Ferrari 366 2012 – Rp 2,5 miliar
BMW 1.8 2017 – Rp 2,65 miliar
Porsche 9E3 RS 2016 – Rp 6,6 miliar
Tesla X75D 2018 – Rp 2,8 miliar
Porsche 911 Sport Classic 2016 – Rp 14 miliar
Tesla Cybertruck 2024 – Rp 4 miliar
Koleksi Klasik Bernuansa Retro
Mustang Sedan 1967 – Rp 150 juta
Mustang Fastback 1967 – Rp 190 juta
Volkswagen Beetle 1963 – Rp 100 juta
Mercedes-Benz SL 190B 1957 – Rp 250 juta
Mercedes-Benz 560 SEL 1990 – Rp 250 juta
BACA JUGA:GILIRAN MATARAM MEMBARA! Gedung DPRD NTB Dibakar Massa, Brimob Hujani Gas Air Mata
Mercedes-Benz 420 Eagle SEL 1986 – Rp 150 juta
Mercedes-Benz E320 1986 – Rp 70 juta
Mercedes-Benz 280E 1986 – Rp 35 juta
Honda Civic LX 1990 – Rp 30 juta
Honda Civic 1989 – Rp 45 juta
Honda Estilo 1997 – Rp 200 juta
Daewoo Cielo 1997 – Rp 125 juta
Bentley 1997 – Rp 255 juta
Toyota Crown Royal 3.0 AT 2005 – Rp 160 juta
Honda Odyssey 2007 – Rp 120 juta
Suzuki Jimny 2020 – Rp 325 juta
Toyota Fortuner 2.7 SRZ 2017 – Rp 485 juta
Motor Gahar & Koleksi Unik
Harley Davidson Road Glide 2022 – Rp 1,66 miliar
Yamaha Sport 2016 – Rp 840 juta
Vespa Primavera 2020 – Rp 57 juta
Vespa Primavera 2018 – Rp 55 juta
Vespa Kongo 1963 – Rp 30 juta
Total keseluruhan dari garasi “sultan” ini menyentuh Rp 38,132 miliar.
Di sisi lain, ia juga memajang koleksi klasik: Mustang Fastback 1967, Mercedes-Benz SL 190B 1957, hingga Volkswagen Beetle 1963.
Kekayaan Fantastis: Rp 328,9 Miliar!
Menurut LHKPN, total kekayaan Sahroni mencapai Rp 328,9 miliar dengan rincian:
Tanah & bangunan: Rp 139,5 miliar.
Harta bergerak lainnya: Rp 107,7 miliar.
Kas & setara kas: Rp 78,3 miliar.
Alat transportasi & mesin: Rp 38,1 miliar.
Surat berharga: Rp 60 juta.
Utang: Rp 34,9 miliar.
Gaya Hidup vs Gaji Resmi DPR
Sebagai anggota DPR, gaji pokok Sahroni “hanya” sekitar Rp 4,2 juta per bulan. Ditambah tunjangan tetap, total penerimaan kotor anggota DPR rata-rata berkisar Rp 50–70 juta per bulan. Artinya, dalam setahun gaji resmi tak sampai Rp 1 miliar.
Lantas bagaimana mungkin seorang legislator bisa mengoleksi mobil-mobil mewah dengan nilai puluhan miliar rupiah?
Jejak Bisnis dan Julukan “Crazy Rich Tanjung Priok”
Sahroni kerap menyebut dirinya berangkat dari nol, mulai dari sopir hingga sukses di dunia bisnis. Ia dikenal sebagai pengusaha rental mobil mewah dan memiliki jaringan bisnis di sektor pelayaran serta otomotif. Dari situlah julukan “Crazy Rich Tanjung Priok” menempel padanya.
Namun, keterkaitannya dengan dunia politik membuat gaya hidup glamornya selalu dipertanyakan publik. Apalagi, kasus pejabat pamer harta seringkali berujung pada sorotan KPK dan publik.
Publik Menyindir: Wakil Rakyat atau Sultan Rakyat?
Di media sosial, warganet ramai menyuarakan sindiran pedas:
“Garasi Rp 38 M, rakyat dapet apa? Wakil rakyat atau wakil sultan?”
“Gaji DPR gak bakal cukup beli Porsche Rp 14 M. Tolong jelaskan, Pak.”
“Kalau katanya dulu sopir, sekarang bisa punya Ferrari, berarti kita semua harus jadi sopir?”
Sorotan KPK
Menurut pakar antikorupsi, kekayaan pejabat negara sah-sah saja selama bisa dibuktikan asal-usulnya. Namun, dalam kasus Sahroni, lonjakan harta yang signifikan memicu tanda tanya publik. KPK disebut perlu melakukan klarifikasi terkait sumber kekayaan demi transparansi.
Catatan
Kasus Sahroni hanyalah potret satu orang politisi dengan harta fantastis. Fenomena ini memperlihatkan kesenjangan sosial yang kian menganga: ketika rakyat bergulat dengan harga sembako, para elite justru memamerkan koleksi supercar bernilai miliaran.
Pertanyaan terbesar masih menggantung: apakah harta ini murni hasil bisnis pribadi, atau ada jalur istimewa yang tak pernah terungkap?(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad