Kondisi ini diperparah dengan masalah sampah, terutama dari limbah ikan yang menimbulkan bau tak sedap.
Sebagai solusi, pihak pasar bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengangkutan sampah menggunakan kontainer.
Selain itu, rencana pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dijadwalkan terlaksana pada Oktober 2025, guna mengurangi air limbah yang mencemari area pasar.
”Dengan IPAL, kami harap bau menyengat dari limbah ikan bisa dikendalikan, dan lingkungan pasar menjadi lebih nyaman,” tutup Irwan. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







