WARTABANJAR.COM, BARABAI – Empat tahun setelah video siswa menyeberang menggunakan baskom menuju sekolah viral di media sosial, akses menuju SDN 3 Sungai Buluh di Dusun Awang Landas, Desa Sungai Buluh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), kini mulai membaik.
Sekolah yang berada di kawasan rawa itu, kini memiliki perahu motor untuk mengantar jemput siswa dan guru, serta bangunan yang telah ditinggikan melalui program revitalisasi.
Kepala SDN 3 Sungai Buluh, Syaifullah, mengatakan sekolahnya mendapat bantuan satu unit perahu motor dari Dinas Pendidikan HST.
Perahu berkapasitas sekitar 12 orang itu digunakan untuk mengantar dan menjemput siswa maupun guru, yang setiap hari mengakses sekolah melalui jalur sungai.
Baca Juga: Pasokan Cabai Menipis, Harga Cabai Rawit Hijau di HST Capai Rp130 Ribu per Kilogram
Baca Juga: Kapolsek Tanta Pantau Pertumbuhan Jagung Pakan Hibrida di Desa Padang Panjang Tabalong
“Alhamdulillah, untuk akses ke SDN 3 Sungai Buluh di Dusun Awang Landas, kami mendapat bantuan satu unit perahu motor yang ada penutupnya dari Dinas Pendidikan HST, dan dapat mengangkut sekitar 12 orang,” kata Syaifullah, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, keberadaan perahu motor tersebut membantu aktivitas belajar mengajar di sekolah, yang selama ini bergantung pada transportasi sungai.
Sebelum mendapat bantuan tersebut, guru-guru menggunakan perahu kecil tanpa penutup untuk menuju sekolah. Karena kapasitas angkut terbatas, perjalanan kerap harus dilakukan lebih dari satu kali.







