Dulu Menyeberang Pakai Baskom, Kini Siswa SDN 3 Sungai Buluh HST Berangkat Sekolah Naik Perahu Motor
Perubahan juga terlihat pada akses menuju lingkungan sekolah. Saat ini telah dibangun jalan titian yang menghubungkan permukiman warga dengan area sekolah, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat dan peserta didik.
“Di kawasan sekolah sekarang sudah ada jalan titian menuju sekolah dan lingkungan sekitarnya, sehingga akses warga maupun anak-anak menjadi lebih mudah,” katanya.
SDN 3 Sungai Buluh merupakan salah satu sekolah yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai, karena berada di wilayah perairan rawa.
Kondisi geografis tersebut membuat aktivitas pendidikan di sekolah itu, memiliki tantangan tersendiri dibanding sekolah lain di wilayah perkotaan.
Sekolah tersebut menjadi salah satu penerima program revitalisasi pendidikan pada 2025. Secara keseluruhan, program itu menyasar 55 satuan pendidikan di HST, yang terdiri dari delapan satuan PAUD, 21 sekolah dasar, dan 26 sekolah menengah pertama.
Pada 2022, SDN 3 Sungai Buluh sempat menjadi perhatian publik, setelah video yang memperlihatkan siswa menggunakan baskom untuk menuju sekolah beredar luas di media sosial.
Kini, akses menuju sekolah tersebut berangsur membaik dengan adanya bantuan perahu motor, jalan titian, dan peningkatan fasilitas sekolah. (wartabanjar.com/Adew)