Wabup Tabalong Dorong “Perlakuan Khusus” untuk Warga Miskin, Habib: Tak Cukup hanya Bantuan Tunai!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menegaskan komitmennya menekan angka kemiskinan dengan memberikan perlakuan khusus bagi warga kurang mampu. Hal ini ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah 2025–2029 di Aula Tanjung Puri, Senin (11/8/2025).
Menurut Habib Taufan, strategi penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan tunai, tetapi harus dibarengi pemberdayaan produktif melalui pelatihan keterampilan yang punya hilirisasi dan pasar yang jelas.
“Harus ada bentuk baru agar kemiskinan benar-benar berkurang. Misalnya, warga dilatih membuat sepatu, tas, atau produk lainnya, lalu hasilnya dibeli pemerintah,” ujarnya.
BACA JUGA:Warga Tabalong Serbu Gerakan Pangan Murah! Kapolres & Wabup Terpaksa Turun Tangan Ikut Jualan
Wabup mencontohkan, produksi sepatu buatan warga miskin bisa langsung diserap oleh Pemkab melalui Dinas Pendidikan, misalnya untuk program beasiswa yang diberikan dalam bentuk barang.
Poin Utama Gagasan Wabup Tabalong:
Pelatihan produktif untuk warga miskin (pembuatan sepatu, tas, dll).
Pasar terjamin karena produk akan dibeli Pemda melalui SKPD terkait.
Program berkelanjutan agar pemberdayaan selaras dengan kemajuan zaman.
Target akhir: menambah penghasilan warga miskin dan mengurangi kemiskinan di Tabalong.
Habib Taufan meyakini, jika konsep pemberdayaan ini dijalankan secara konsisten, Tabalong bisa menekan angka kemiskinan secara signifikan dalam lima tahun ke depan.(wartabanjar.com/hrd)
editor: nur muhammad