WARTABANJAR.COM, BARABAI – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, bendera merah putih dan pernak-pernik kemerdekaan mulai dijual di berbagai titik di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Namun, salah satu pedagang musiman, Deni, mengaku penjualannya tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Biasanya dalam satu bulan bisa memperoleh omzet sekitar Rp4 juta, tapi untuk bulan ini dari minggu pertama hingga minggu kedua baru dapat Rp1,5 juta,” ujarnya kepada wartabanjar.com, Minggu (10/8/2025).
Baca Juga
Mobil Kijang ‘Keramat’ yang Kerap Minta Sumbangan Sampai ke Kandangan
Ia menduga penurunan ini terjadi karena banyak pembeli memilih membeli di tempat lain atau secara online.
Deni adalah pedagang bendera asal Bandung yang sudah berjualan selama 10 tahun. Ia kerap berpindah-pindah lokasi setiap tahun, namun lebih sering berjualan di HST.
Tahun ini, ia menetap di kontrakan dan berjualan di Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Bukat, Kecamatan Barabai, dekat Tugu Burung Anggang. Ia membuka lapak setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA.







