Norris pun berhasil mempertahankan posisi hingga garis finis dan menang dengan selisih hanya 0,698 detik menjadikannya salah satu finis paling ketat di musim 2025.
Kemenangan ini tidak hanya memperkecil selisih poin Norris dengan Piastri di klasemen pembalap, tapi juga memperkuat posisi McLaren di puncak klasemen konstruktor.
“Kami mengambil risiko dengan strategi ini, tapi ini Formula 1 kadang keputusan berbeda membawa hasil luar biasa,” tambah Kepala Strategi McLaren. (Berbagai sumber/Aar)
Editor: Andi Akbar







