Prabowo Subianto Kenang Kwik Kian Gie: Pejuang Ekonomi Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir langsung di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (30/7), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Kwik Kian Gie. Dalam suasana haru, Prabowo menyampaikan duka mendalam atas kepergian tokoh ekonomi nasional tersebut. Menurutnya, Kwik adalah sosok pemikir yang sangat teguh mempertahankan nilai-nilai ekonomi berdasarkan Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945.

“Beliau tokoh bangsa yang sangat berjasa, pemikiran-pemikiran beliau selalu mengedepankan ekonomi kerakyatan dan keberlanjutan. Ekonomi Pancasila itu beliau perjuangkan terus,” ujar Prabowo kepada awak media. Ia menambahkan bahwa kontribusi Kwik dalam dunia kebijakan ekonomi sangat berarti, terutama dalam menjaga arah pembangunan ekonomi agar tetap berpihak pada rakyat.

Prabowo juga mengungkapkan hubungan personalnya dengan Kwik yang cukup dekat. Bahkan, beberapa hari sebelum wafat, Kwik masih sempat mengirim pesan melalui WhatsApp berisi saran dan nasihat untuk negara. “Beliau terus memberi nasihat, dan saya merasa sangat kehilangan,” ujar Prabowo, menandakan bahwa komunikasi intens mereka berlanjut hingga akhir hayat Kwik.