“Untuk apar ada, hanya saja tidak dapat digunakan, karena apinya cukup cepat membesarnya,” tuturnya.
Abadi juga membeberkan, sebelum kejadian dirinya tidak ada melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan, baik suara letupan atau pun ledakan dari lokasi kejadian.
“Tapi kurang lebih sebulan ini memang kondisi arus listrik digedung tersebut dalam kondisi turun naik,” beber Abadi.
“Jadi kemungkinan penyebabnya itu bisa karena arus listrik atau arus pendek yang kemudian menjadi kebakaran,” pungkasnya. (Iqnatius)
Editor Restu







