WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN— Arena bermain layang-layang di kawasan Jembatan HKSN makin meresahkan warga.
Selain mengganggu kenyamanan, benang layangan juga memakan korban.
Salah seorang warga, Alfian, menceritakan pengalaman nahasnya saat melintas di jembatan tersebut.
“Saya juga korban, terkena tali layang-layang di bagian leher. Kejadiannya sekitar seminggu lalu,” ujarnya saat ditemui, Kamis (10/7/2025).
Ia mengaku saat itu sedang dalam perjalanan pulang dan berkendara pelan, namun tanpa disadari, benang layangan menyangkut di lehernya hingga menyebabkan luka.
“Rasanya seperti teriris, berdarah, dan sangat perih kalau kena air saat mandi atau berkeringat. Enam hari baru sembuh lukanya,” tambahnya.
Alfian berharap pihak berwenang segera bertindak tegas, karena benang layang-layang bukan hanya berbahaya bagi pengguna jalan, tetapi juga anak-anak yang bermain di sekitar lokasi.
“Ketika layangan putus, anak-anak sering berlarian menyeberang jalan tanpa memperhatikan kendaraan. Ini sangat berbahaya, bisa menyebabkan kecelakaan,” jelasnya.
Tak hanya Alfian, korban lainnya juga ada.
Ia menyebut seorang anak kecil sempat terkena benang layangan hingga bibirnya robek saat berjalan bersama ibunya.
Ada pula warga yang terjatuh dari sepeda motor akibat benang yang melintang di jalan.
BACA JUGA: Israel Makin Terjerumus Konflik, Putra Netanyahu Ganti Nama karena Takut Bertemu Umat Islam
Menurut warga, aktivitas bermain layang-layang di kawasan jembatan ini mulai marak sejak sepekan terakhir.







