Setelah sekitar sejam lebih menunggu tidak juga dibalas, akhirnya Cak Sam meminta bantuan warganet di dunia maya untuk mencari tahu sosok oknum pegawai tersebut.
Tidak sampai satu jam, banyak informasi
masuk dari warganet ke Cak Sam dan
Kumbang akhirnya membalas pesan whatsapp Cak Sam.
Cak Sam kemudian mempertemukan IB dan Kumbang di Markas Laskar Ngopi (MALAPI) di kawasan kuliner kontainer Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya yang merupakan tempat masyarakat curhat, konsultasi dan mediasi.
Setelah diberikan pembinaan dan pemahaman oleh Cak Sam, akhirnya Kumbang menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada IB serta mengembalikan uang IB sebesar Rp 3,9
juta dan iPhone inter milik Kumbang
dikembalikan.
Cak Sam berpesan, jika menjual barang harus jujur terkait kondisi barang yang mau dijual, jangan sampai ada unsur penipuan.
“Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi kita semua,” tutupnya.(humas)
Editor Restu







