WARTABANJAR.COM - Bulan dalam kalender Islam, Dzulhijjah termasuk salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah. Ada empat bulan mulia di antaranya bulan Dzulhijjah, Dzulqa'dah, Rajab dan Muharram. Lebih khusus lagi, Rasulullah SAW bersabda kalau puasa sunnah satu hari pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, maka setara dengan puasa sunnah setahun. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.” (HR At-Tirmidzi). Adapun keutamaan puasa Arafah dan Tarwiyah di antaranya sebagai berikut. 1. Ampunan Dosa Allah SWT memberikan ampunan bagi siapa pun yang menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah. Bagi yang melaksanakan puasa Tarwiyah, dosanya selama satu tahun akan dihapuskan. Sementara itu, puasa Arafah mendatangkan keutamaan pengampunan dosa selama dua tahun sekaligus—yaitu satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang. 2. Waktu Mustajab untuk Berdoa Tak hanya sebagai sarana penghapus dosa, puasa sunnah ini juga dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Artinya, ketika seorang Muslim menunaikan puasa Arafah dan memanjatkan doa kepada Allah, maka doa tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Hal ini karena waktu puasa Arafah bersamaan dengan ibadah wukuf di Padang Arafah yang dijalani para jamaah haji. 3. Pahala Berlimpah Mereka yang memperbanyak amalan sunnah di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah akan mendapatkan balasan pahala yang besar dari Allah SWT. Ganjaran ini juga diberikan kepada umat Muslim yang menunaikan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah sebagai bentuk ketakwaan dan ibadah yang istimewa di hari-hari mulia tersebut. 4. Setara dengan Puasa Satu atau Dua Tahun Penuh Sebuah hadis menyebutkan bahwa pahala puasa Tarwiyah setara dengan berpuasa setiap hari selama setahun penuh. Sedangkan bagi yang menjalankan puasa Arafah, keutamaannya disamakan dengan berpuasa selama dua tahun secara berturut-turut. 5. Perbuatan Baik di Bulan Istimewa Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, sepuluh hari awal di bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang penuh keutamaan. Setiap ibadah sunnah yang dikerjakan dalam rentang waktu ini dipandang sebagai amal kebaikan yang memiliki nilai tinggi di sisi Allah karena dilaksanakan di hari-hari yang mulia.(atoe/megasyariah) Editor Restu