Anjlok Rp 27 Ribu! Harga Emas Antam Hari Ini Terperosok Tajam, Simak Daftar Lengkapnya!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Harga emas Antam 24 karat hari ini, Jumat (9 Mei 2025), mencatat penurunan tajam! Setelah sempat stabil dalam beberapa waktu terakhir, harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk akhirnya merosot hingga Rp 27.000 per gram, menjadi penurunan harian terdalam dalam beberapa pekan terakhir.
Saat ini, harga emas Antam satuan 1 gram berada di angka Rp 1.926.000, menjadikannya peluang menarik bagi para investor maupun kolektor untuk melakukan pembelian di tengah tren penurunan.
BACA JUGA:VIRAL! Proses Pemusnahan Amunisi TNI di Garut Sebelum Ledakan Tuai Kritik: “Itu SOP-nya Gimana, Peledak Diketok-ketok?”
Harga Emas Antam Turun di Semua Ukuran
Penurunan harga tak hanya terjadi pada satuan 1 gram, melainkan juga merata di seluruh varian ukuran emas, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Berikut rincian harga emas Antam hari ini:
Harga Hari Ini
0,5 gram: Rp 1.013.000
1 gram: Rp 1.926.000
2 gram: Rp 3.792.000
3 gram; Rp 5.663.000
5 gram: Rp 9.405.000
10 gram: Rp 18.755.000
25 gram: Rp 46.762.500
50 gram: Rp 93.445.000
100 gram: Rp 186.812.000
250 gram: Rp 466.765.500
500 gram: Rp 933.320.000
1.000 gram: Rp 1.866.600.000
Harga Buyback Juga Ikut Turun
Bersamaan dengan harga jual, harga buyback emas Antam—yakni harga saat Anda menjual kembali emas ke Antam—juga turun Rp 27.000 per gram. Hari ini, harga buyback tercatat di Rp 1.775.000 per gram.
Tren Fluktuasi Harga Emas dalam Sebulan Terakhir
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp 1.902.000 – Rp 1.956.000 per gram.
Dalam sebulan terakhir, rentangnya lebih lebar, yakni antara Rp 1.812.000 – Rp 2.039.000 per gram.
Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor global seperti fluktuasi suku bunga, tingkat inflasi, serta dinamika ketegangan geopolitik yang memengaruhi sentimen pasar terhadap aset safe haven seperti emas.
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan pergerakan pasar.(Wartabanjar.com/detik/antam/pegadaian)
editor : nur muhammad