WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Kabupaten Balangan dikenal sebagai salah satu wilayah rawan banjir di Kalimantan Selatan.
Setiap tahunnya, ribuan warga terdampak, ratusan rumah terendam, dan berbagai infrastruktur rusak akibat banjir yang melanda daerah aliran sungai di beberapa kecamatan.
Menanggapi situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menghadirkan sebuah terobosan inovatif yang diberi nama Bapangku Bamitra (Pembangunan Rumah Panggung Evakuasi Bencana Berbasis Kemitraan).
Inovasi ini dirancang untuk memberi perlindungan nyata bagi warga, khususnya kelompok rentan, saat banjir dan bencana alam lainnya terjadi.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, menjelaskan bahwa rumah panggung ini dibangun di atas tiang kuat dan tahan air, sehingga aman dari genangan.
Rumah ini dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur, toilet, dapur, air bersih, dan penerangan, yang memungkinkan warga tinggal sementara dengan lebih layak selama masa evakuasi.
“Fokus kami adalah melindungi warga terdampak banjir, terutama manula, ibu hamil dan menyusui, serta penyandang disabilitas. Rumah panggung ini kami rancang agar mudah diakses dan mampu menjadi tempat perlindungan darurat yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain menjadi tempat evakuasi, rumah panggung ini juga berfungsi sebagai pusat koordinasi tim penanganan bencana, relawan, dan masyarakat setempat dalam upaya bersama mengurangi dampak banjir.







