3. Alhamdulillāh (3 kali).
4. Allāhu akbar (3 kali).
5. Kemudian membaca doa berikut:
سُبْحَانَكَ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَاغْفِرْ لِى فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ
Subhānaka innī zhalamtu nafsī faghfirlī fa innahū lā yaghfiruz dzunūba illā anta.
Artinya: Maha suci Engkau, sungguh aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sungguh, tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.
Doa ini disampaikan oleh Imam an-Nawawi dalam al-Adzkar. Ia mengutip riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasai dari Sayyidina Ali ra terkait doa berkendaraan. (Imam an-Nawawi, al-Adzkar, 1971: 188). (Nu online)
Editor Restu









![Screenshot_2021-01-01 KATROS GARAGE di Instagram Gak kerasa sudah berada di penghujung tahun 2020 nih guys Untuk menyegarka[...]](https://wartabanjar.com/wp-content/uploads/2021/01/Screenshot_2021-01-01-KATROS-GARAGE-di-Instagram-Gak-kerasa-sudah-berada-di-penghujung-tahun-2020-nih-guys-Untuk-menyegarka....png)



