Kecelakaan Bus Umrah: Kediaman Anggota DPRD Bojonegoro Eny Soedarwati Penuh Pelayat, Kondisi Keponakan Luka Ringan
WARTABANJAR.COM, BOJONEGORO - Duka cukup terasa di kediaman Eny Soedarwati, anggota DPRD Bojonegoro yang mengalami kecelakaan saat hendak umrah. Di sekitar rumahnya juga dipenuhi para pelayat, pada Sabtu (22/3/2025).
Eny Soedarwati meninggal dunia saat hendak umrah akibat bus yang membawanya mengalami kecelakaan. Bus yang membawa 20 jemaah umrah itu mengalami kecelakan di Wadi Qudeid, Arab Saudi.
Akibat kecelakaan bus umrah tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara 14 lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di Arab Saudi.
Dari enam korban meninggal, dua di antaranya merupakan warga Bojonegoro, Jawa Timur, yakni Eny Soedarwati dan Dian Novita. Eny Soedarwati adalah anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedangkan Dian Novita adalah wakil direktur RSI Muhammadiyah Sumberrejo.
Puluhan karangan bunga dari kerabat dan kolega tampak memenuhi kediaman anggota DPRD Bojonegoro, yang menjadi korban kecelakaan bus di Wadi Qudeid, Arab Saudi itu.
Hingga kini, rumah duka Eny Soedarwati itu hampir tidak pernah sepi. Para pelayat datang dan pergi silih berganti.
Berdasarkan penuturan dari keluarga korban kecelakaan saat umrah ini, jenazah Eny Soedarwati disemayamkan di Arab Saudi. Hal itu untuk mempermudah proses pemakaman.
Keluarga mengaku jika dikebumikan di rumah duka maka akan memakan proses yang cukup lama.
Diceritakan, Eny Soedarwati berangkat ibadah umrah bersama dengan keponakannya, Fabian.
Keponakannya berhasil selamat dari kecelakaan maut tersebut. Hanya luka ringan pada bagian tubuhnya. Kini keponakan Eny Soedarwati masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi.
Rencananya, ayah Fabian yang tak lain adik dari anggota DPRD Bojonegoro itu akan menyusul ke Arab Saudi.
"Alhamdulillah anak saya bernama Fabian selamat dan sekarang sudah di rawat dirumah sakit Arab Saudi. Rencananya besok saya bersama istri akan ke sana (Arab Saudi) untuk menjenguk korban dan anak saya," ujar Agung Hari ayah dari Fabian korban kecelakaan bus saat umrah.