Empat Warga Semarang Korban Kecelakaan Bus Jamaah Umrah Merupakan Satu Keluarga, Ini Kisah Tetangga
Ketua RT 17 RW 06 Wira Putra Jasa membenarkan bahwa Dawam Mahmud beserta istri dan dua anaknya merupakan warganya. Ia mengatakan bahwa korban sangat aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan, terutama dalam bidang keagamaan.
"Pak Dawam sangat aktif dalam kegiatan di lingkungan, bahkan beberapa kali menjadi pengurus RT karena kepeduliannya yang tinggi. Beliau juga menjadi salah satu penggerak kegiatan keagamaan di musala lingkungan kami. Beliau adalah motivator bagi kami untuk selalu berbuat kebaikan," katanya.
Wira terakhir kali bertemu korban sebelum keberangkatannya ke Arab Saudi, yakni dalam peringatan Nuzululqur'an di musala. Saat itu, takmir masjid juga mengundang anak yatim piatu dalam acara tersebut.
"Dalam pertemuan itu, kami tidak memiliki firasat apa pun. Semua berjalan seperti biasa tanpa ada tanda-tanda apa pun," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah bus yang mengangkut rombongan jamaah umrah mengalami kecelakaan hingga terbakar di Wadi Qudeid, Arab Saudi, pada Kamis (20/3/2025).
Akibat kejadian kecelakaan bus umrah Arab Saudi ini, sebanyak 20 jamaah asal Indonesia menjadi korban, dengan perincian enam orang meninggal dunia dan 14 lainnya mengalami luka-luka.
Dari enam korban meninggal, empat di antaranya merupakan warga Kota Semarang.(brt)