HMPV vs Influenza A: Mirip Tapi Tak Sama, Ini Perbedaannya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Human Metapneumovirus (HMPV) dan Influenza A adalah dua virus yang menyerang saluran pernapasan. Keduanya memiliki gejala yang mirip, tetapi terdapat perbedaan dalam penyebab, tingkat keparahan, dan cara pencegahannya.
Mengenal HMPV
Dikutip dari klikdokter.com HMPV adalah virus dari keluarga Paramyxoviridae yang menyerang saluran pernapasan atas dan bawah. Meski baru ditemukan pada 2001, virus ini sudah ada selama lebih dari 60 tahun.
Virus ini sangat menular dengan masa inkubasi 3–6 hari dan menyebar melalui kontak langsung, droplet pernapasan, serta benda yang terkontaminasi.
Gejala umum HMPV meliputi batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, nafsu makan menurun, dan mudah lelah. Pada kasus yang lebih parah, penderitanya bisa mengalami sesak napas dan mengi akibat infeksi yang menyerang paru-paru.
Mengenal Influenza A
Influenza A adalah salah satu jenis virus flu yang paling sering menyerang manusia. Masa inkubasinya lebih singkat, sekitar 2–3 hari, dan sebagian besar penderitanya sembuh dalam waktu kurang dari seminggu.
Gejalanya hampir mirip dengan HMPV, seperti demam, batuk, pilek, nyeri otot, sakit kepala, dan menggigil. Namun, influenza umumnya lebih ringan dan jarang menyebabkan komplikasi serius.
Perbedaan HMPV dan Influenza A
Salah satu perbedaan utama antara keduanya adalah tingkat keparahan penyakit. HMPV bisa lebih berbahaya bagi bayi, lansia, serta orang dengan daya tahan tubuh rendah, karena dapat menyebabkan komplikasi seperti bronkiolitis dan pneumonia. Sementara itu, Influenza A jarang menimbulkan komplikasi berat.
Dari segi pencegahan, vaksinasi influenza tersedia untuk melindungi dari virus Influenza A, sementara vaksin untuk HMPV hingga saat ini belum ditemukan.
Cara Pencegahan HMPV dan Influenza A
Agar terhindar dari kedua virus ini, penting untuk menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
Cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir
Gunakan masker saat flu atau batuk
Jaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat
Vaksinasi Influenza untuk perlindungan lebih terhadap Influenza A
Jika mengalami demam tinggi, batuk berkepanjangan, atau sesak napas, segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan abaikan gejala yang muncul, karena deteksi dini bisa membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad