Mengaku Ditumbalkan, Eks Pemain Timnas U-20 Minta Hukuman Diringankan Terkait Korupsi

Pihaknya juga mengatakan, bahwa dirinya sangat mencintai negara ini dan dibuktikan dengan cara dirinya menjadi pemain sepak bola profesional.

“Saya memohon maaf majelis hakim. Saya terlalu mencintai negara ini. Sejak usia 18 tahun, saya telah berjuang untuk negara ini. Saya teteskan air mata, keringat, dan darah saya untuk negeri ini,” ucapnya.

Baca juga: Kasus Korupsi Bank BJB Tetapkan 5 Orang Jadi Tersangka

Selain itu, terdakwa Irfan juga mengorbankan jiwa serta raganya demi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Dia juga bercerita, dirinya pernah mengalami cedera patah tulang ketika bermain sepak bola membela Indonesia.

Sementara akibat dipenjara, terdakwa Irfan juga mengaku sudah lama tidak bertemu dengan istri dan tiga orang anaknya yang berada di Jakarta.

“Saya tinggalkan istri, dan tiga orang anak masih kecil jauh di Jakarta. Tanpa nafkah, tanpa ada yang menjaga, dan sampai detik ini saya belum pernah bertemu dengan mereka karena jarak dan biaya,” tutur Irfan sambil terisak-isak.

Sedangkan orang-orang yang menerima keuntungan atas proyek pembangunan ini, dikatakannya justru bisa tidur nyenyak, tersenyum setiap hari, dan bercengkrama dengan anak serta istrinya.

“Apakah ini adil untuk saya?. Saya hanya meminta keadilan, saya hanya meminta pertolongan, dan saya hanya meminta belas kasih majelis hakim,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, dirinya hanyalah orang yang ditumbalkan oleh segelintir orang untuk menjalani proses hukum.