Keluarga Pertanyakan Misteri Hilangnya Iptu Tomi Kasat Reskrim Polres Bintuni: Ada yang Janggal
Pada 18 Desember 2024, Riah menerima kabar dari wakapolres Bintuni yang datang bersama istri, menginformasikan long boat yang digunakan oleh suaminya terbalik.
"Saya diberitahu bahwa suami saya hilang dan hanya anggota lain yang selamat," ungkapnya.
Namun, informasi yang diberikan semakin membingungkan. Tidak lama setelahnya, Riah dihubungi oleh kapolres Bintuni yang mengatakan suami Riah tergelincir dari long boat.
"Dia mengatakan suami saya duduk di belakang, mungkin salah pijak, sehingga tergelincir. Anggota lain di dalam long boat tidak mengetahui hal itu," cerita Riah.
Keesokan harinya, Riah kembali mendapat informasi berbeda dari Kanit Resmob Bintuni, Roland.
"Dia mengatakan, suami saya sempat berenang, terbawa arus, dan berdiri di tandusan. Air di sana katanya hanya sebatas lutut, namun tidak lama setelah itu suami saya hilang tersapu arus," ungkapnya.
Perbedaan keterangan yang didapatkan dari tiga pejabat Polres semakin membuat Riah merasa kebingungan dan curiga bahwa ada sesuatu yang tidak beres terkait hilangnya sang suami.
"Saya mulai berpikir, kenapa ada tiga orang dari Polres Bintuni yang datang dengan cerita yang berbeda-beda? Saya merasa ada yang ditutupi. Itu sebabnya saya berani berbicara, agar suami saya bisa ditemukan," tutup Riah dengan penuh harap agar suaminya segera ditemukan.(brt)