1. Upaya menciptakan pengalaman haji yang menyenangkan di setiap tahap—awal, tengah, dan akhir.
  2. Penyelesaian buku manasik haji yang tidak hanya membahas aspek fiqih, tetapi juga tasawwuf.
  3. Penguatan ekosistem ekonomi haji melalui peningkatan ekspor bahan makanan nusantara dan kebutuhan jemaah.
  4. Penerapan kembali skema murur dan tanazul secara lebih sistematis.
  5. Transparansi daftar nama jemaah haji, baik untuk reguler maupun khusus.
  6. Digitalisasi Tata Kelola
  1. Integrasi berbagai sistem informasi dalam satu aplikasi untuk penyajian data yang akurat.
  2. Pengembangan sistem pengelolaan sumber daya manusia berbasis digital yang dapat diakses secara masif oleh seluruh pemangku kepentingan.
  3. Penerapan manajemen talenta, sistem merit, dan reformasi birokrasi untuk meningkatkan kinerja Kemenag.