Mega Korupsi PT Pertamina: Kejagung Rinci Kerugian Negara Selama 5 Tahun!
Ukuran Huruf:
- Impor Minyak Mentah
- Impor BBM melalui broker
- Pemberian subsidi dan kompensasi
- Ekspor Minyak Mentah Dalam Negeri: sekitar Rp35 triliun
- Impor Minyak Mentah melalui DMUT/Broker: sekitar Rp2,7 triliun
- Impor BBM melalui DMUT/Broker: sekitar Rp9 triliun
- Pemberian Kompensasi: sekitar Rp126 triliun
- Pemberian Subsidi: sekitar Rp21 triliun
- Riva Siahaan (RS): Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga
- Yoki Firnandi (YF): Direktur Utama PT Pertamina International Shipping
- Sani Dinar Saifuddin (SDS): Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional
- Agus Purwono (AP): VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional
- MKAR: Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa
- DW: Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim
- GRJ: Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak
- Kejagung terus mendalami kasus ini dengan menggandeng para ahli keuangan guna memastikan angka kerugian negara yang sebenarnya.
- Yoki Firnandi (YF) - Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.
- SDS - Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.
- AP - VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.
- MKAR - Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.
- DW - Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim.
- GRJ - Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.