Baru Saja Diresmikan Bupati, Bukit Mamake di Kabupaten Kotabaru Kini Punya 3 Destinasi Wisata Baru
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, KOTABARU- Warga Kabupaten Kotabaru sekarang memiliki 3 destinasi wisata baru di kawasan Bukit Mamake, yaitu Mamake SJA Hill, Saijaan Landing Area Paralayang Gantole dan Sirkuit SJA Tbk Gedambaan.
Ketiga destinasi wisata baru ini baru saja diresmikan oleh Bupati Kotabaru, H. Sayed Jafar pada Minggu (2/2/2025) lalu di Bukit Mamake.
Sekadar informasi, Bukit Mamake ini terletak di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Bupati H. Sayed Jafar menjelaskan, peresmian ini adalah sebuah langkah besar dalam upaya memajukan sektor pariwisata, olahraga, serta meningkatkan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berbasis alam dan petualangan.
Lanjutnya, melalui fasilitas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.
“Saya berharap, fasilitas ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ekonomi lokal, serta menjadi daya tarik wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah,” harapnya.
Dengan peresmian SJA Mamake Hill sebagai destinasi wisata alam, Kabupaten Kotabaru diharapkan dapat lebih dikenal dunia.
“Tidak hanya itu, peresmian SJA Mamake Hill sebagai destinasi wisata alam, saya yakin akan memperkenalkan kekayaan alam daerah kita kepada dunia luar, dengan adanya SJA Mamake Hill ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” paparnya, dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kamis (6/2/2025).
Bupati juga berharap, agar bersama-sama untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Untuk itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga memaparkan kilas balik Mamake SJA Hill, dimana sebelum menjadi tempat wisata kebanggaan masyarakat Sarang Tiung dan masyarakat Tirawan khususnya dan masyarakat Kotabaru pada umumnya.
Bukit Mamake dan Bapake masih berupa belukar dan rumput ilalang.
"Ibarat kata Bukit Mamake dan Bapake ini layaknya kembang desa yang masih polos yang belum kenal bersolek sehingga belum menjadi primadona," katanya.
Bukit Mamake dan Bapake ini merupakan kawasan hutan lindung yang melingkupi desa Sarang Tiung dan desa Tirawan, dikelola oleh Gapoktan HKM Mutiara Sarang Tiung berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tanggal 26 Oktober 2017 Tentang Pemberian Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan kepada Gapoktan Hutan Mutiara Sarang Tiung seluas 500 Ha pada Kawasan Hutan Lindung.
Khusus untuk Areal Bukit Mamake Bapake dikelola oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Jasa Lingkungan seluas 49 Ha.
“Berdasarkan arahan dan bimbingan dari Bapak Bupati Kotabaru, H. Sayed Jafar SH, sejak tahun 2018 Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dengan Kepala Dinas waktu itu yakni Bapak Khairian Anshari, dan dilanjutkan Bapak Risa Ahyani bersinergi dan berkolaborasi dengan Dinas PUPR, PT. Arutmin NPLCT dan Masyarakat Sarang Tiung yang tergabung dalam Gapoktan HKM Mutiara Sarang Tiung yang diketuai oleh Bapak Abdul Mulud dan tahun 2022, dimulailah pembangunan infrastruktur di kawasan Mamake SJA Hill ini," imbuhnya.
Kemudian Disparpora bersama Bappeda pada saat itu, lanjutnya, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pulau Laut Sebuku selalu melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Provinsi Kalimantan Selatan dalam menentukan pembangunan dan luasan area yang dapat dibangun sesuai Peraturan Perundang-undangan yaitu seluas 10% dari luasan 49 Ha yang diizinkan, yaitu 4,9 Ha.
"Pembangunan tersebut antara lain adalah Viewing Bridge, Gazebo, Musholla dan kantin,” jelasnya lagi.
Lanjutnya, ditahun 2023 dilanjutkan dengan pembangunan panggung, loket dan pemasangan pintu masuk elektronik.
Lalu pada tahun 2024 pembangunan yang dilakukan yaitu pintu gerbang, taman landscape dan pemasangan lampu hias sehingga pada hari ini dapat kita saksikan bersama keindahan Mamake SJA Hill.
BACA JUGA: WASPADA! BMKG Peringatkan Hujan Lebat & Angin Kencang di Kalsel, Kalteng, Kaltim!
“Pada tahun 2024 Event olahraga (Sport Tourism) Paralayang dan Gantolle di Mamake SJA Hill Bapake telah menjadi event berskala Internasional. International Paragliding Accuracy (IPAC) seri 3 dilaksanakan pada bulan Juni 2024 dengan animo peserta dari luar negeri dan dalam negeri. Selanjutnya, 13 siswa lokal, warga kotabaru telah memiliki Paragliding Licence 1 (PL 1) atau Licence pemula untuk pilot Paralayang,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk Sirkuit SJA TBK Pantai Gedambaan juga sudah memiliki prestasi dengan penyelenggaraan event Hayau Barait I sampai dengan 10.
Pembalap Internasional mengakui dan mengagumi lintasan trail yang dirancang oleh Bapak Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH. Kombinasi olahraga tantangan yang disertai keindahan alam merupakan pesona yang tidak dimiliki daerah lain. Di arena sirkuit tersebut juga terdapat event Offroad 4 X 4 dan event Mountain Bike yang dilaksanakan setiap tahunnya.
Peresmian ini ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar dalam meresmikan Mamake SJA Hill, Sirkuit SJA TBK Pantai Gedambaan dan bangunan Saijaan Landing Area Paralayang dan Gantolle.
Kegiatan ini selain dihadiri Bupati Kotabaru, juga dihadiri Ketua DPRD Kotabaru, Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, Ketua TP. PKK Kotabaru, SKPD, Wisatawan Kalimantan Timur dan 13 siswa paralayang-gantole. (berbagai sumber)
Editor: Yayu