WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Sebanyak 221.000 jemaah Indonesia dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada tahun 2025. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan pentingnya keberangkatan melalui jalur resmi demi keamanan dan kenyamanan para jemaah. Konsulat Jenderal Republik Indonesia atau KJRI Jeddah mengingatkan bahwa pemerintah hanya mengakui beberapa jalur resmi untuk pelaksanaan ibadah haji, di antaranya: BACA JUGA:Indonesia Siap Berangkatkan 221.000 Jemaah Haji 2025, Pemerintah Pastikan Pelayanan Maksimal Kuota Haji Reguler Kuota terbesar yang dikelola langsung oleh pemerintah Indonesia. Kuota Haji Khusus Diperuntukkan bagi jemaah dengan layanan premium yang juga dikelola pemerintah. Haji Mujamalah Undangan resmi dari pemerintah Arab Saudi dengan pengelolaan langsung oleh Kerajaan Arab Saudi. Haji Furodah Undangan resmi berupa visa haji yang diterbitkan setelah calon jemaah membeli paket haji melalui aplikasi Nusuk. Haji Dakhili Khusus bagi warga Arab Saudi atau warga asing dengan izin tinggal, pendaftarannya juga melalui aplikasi Nusuk. Bahaya Jalur Tidak Resmi KJRI Jeddah memperingatkan agar jemaah menghindari jalur haji tidak resmi atau ilegal. Selain berisiko terhadap keselamatan, pelanggaran ini juga dapat dikenai sanksi berat oleh pemerintah Arab Saudi. Imbauan Penting Bagi Jemaah Para jemaah diimbau mematuhi sejumlah peraturan selama ibadah haji, antara lain:
  1. Tidak menggunakan perangkat fotografi yang mengganggu kenyamanan.
  2. Menghindari publikasi slogan politik atau partai.
  3. Tidak mengibarkan bendera negara tertentu.
  4. Mematuhi program pergerakan jemaah di masyair.
  5. Tidak mempraktikkan ritual aliran tertentu di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
BACA JUGA:Bea Cukai Banjarmasin Tinjau Fasilitas Pengawasan Haji dan Umrah Bandara Syamsudin Noor Kuota Haji Indonesia Tahun Ini Tahun 2025, Indonesia menerima kuota haji sebesar 221.000 orang yang terdiri dari: Haji Reguler: 203.320 orang. Haji Khusus: 17.680 orang. Jumlah ini tidak termasuk petugas dan pengawas haji. Dengan berbagai persiapan yang matang, pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan aman.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad