WARTABANJAR.COM – Awal bulan Rajab atau 1 Rajab 1446 H diprediksi pada 1 Januari 2025, Selasa (31/12). Bulan Rajab merupakan bulan istimewa. Umat muslim bisa menyambutnya dengan menjalankan amalan di bulan Rajab. Dalam tausiah Ustadzah Halimah Alaydrus mengatakan Rajab adalah gerbang. "Untuk merasakan nikmat-nikmatnya ibadah, mulailah dari bulan Rajab. Bulan Rajab adalah gerbang, maka dari itu masuk yang benar, berhias yang benar dan bersih-bersih yang benar, agar nanti pantas diterima oleh Allah SWT.” Baca Juga Edaran Gubernur Kalsel Jelang Haul Abah Guru Sekumpul, Angkutan Barang Stop Lima Hari Berikut tiga amalan yang bisa dilakukan di bulan Rajab: 1. Perbanyak Zikir Amalan yang pertama adalah amalan ringan namun memiliki keutamaan besar, yaitu berzikir. Sedangkan sebaik-baiknya zikir ialah istighfar. Berikut lafaz zikir yang dianjurkan: اللهم اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ (Allahummaghfirli warhamni watub alayya) Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku dan sayangilah aku, serta karuniakan aku taubat kembali ke jalan-Mu.” Menurut Ustadzah Halimah, zikir tersebut sebaiknya dibaca setiap selesai sholat subuh dan magrib ataupun isya’ masing-masing 70 kali. Ucapnya sembari mengangkat tangan sebagai salah satu cara agar doa diijabah oleh Allah SWT. Bagi perempuan yang sedang haid dapat mengamalkannya dengan membaca pada pagi hari dan malam setelah waktu magrib. 2. Perbanyak Puasa Sunah Di bulan Rajab yang menjadi salah satu bulan suci dan mulia ini, setiap muslim dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini: صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ Artinya: “Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah. Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah. Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah,”(HR Abu Dawud). Hadis tersebut merupakan anjuran untuk melakukan puasa sekaligus meninggalkannya, yang berarti berpuasa semampunya saja. 3. Menghidupkan Malam dengan Ibadah Perbanyak doa pada dua malam di bulan Rajab, yaitu malam 1 Rajab dan 27 Rajab. Dikarenakan dua malam tersebut menjadi salah satu malam yang doanya tidak ditolak oleh Allah SWT dan malam yang Allah pilihkan untuk Nabi Muhammad SAW mendapat kemuliaan berupa Isra Miraj. "Jika diterima ibadah-ibadah kita di bulan Rajab, akan mendapatkan balasan yang sebelumnya mudah mengerjakan dosa, menjadi berat mengerjakannya, yang dulunya mudah bicara kasar, bicara kotor dan bohong, jadi akan lebih mampu menjaga diri. Sebagai pertanda bahwa dosa-dosa telah diampuni dan kita telah diangkat dari dosa-dosa menuju taat pada Allah SWT," ucap Ustadzah Halimah. (berbagai sumber) Editor Restu