Heboh! Kompilasi Video Syur Mirip Seleb TikTok Zqya Beredar, Benarkah Dijebak?
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya kompilasi video syur yang diduga melibatkan seleb TikTok populer, Zqya. Video tersebut memicu perdebatan panas di kalangan netizen, yang mempertanyakan apakah Zqya benar-benar terlibat atau dijebak dalam insiden ini.
Seperti dikutip di Beritasatu.com, Zqya, yang dikenal sebagai kreator konten kecantikan dengan 784.000 lebih pengikut di TikTok, kerap membagikan tutorial make-up yang menjadi favorit warganet. Namun, kali ini ia harus menghadapi badai besar di media sosial setelah video pendek berisi adegan syur yang diduga dirinya tersebar luas.
BACA JUGA:Selebgram Chandrika Chika Dilaporkan Atas Kasus Penganiayaan
Netizen: Dijebak atau Editan?
Adegan dalam video tersebut menunjukkan sosok yang diduga Zqya dalam keadaan tertidur, yang membuat banyak pihak menduga adanya niatan buruk dari perekam. Bahkan, sejumlah akun X (sebelumnya Twitter) turut berspekulasi:
"Menurut kalian Zqya dijebak atau bagaimana?" tulis akun @tipsdantrip.
"Jelaslah dijebak tu," ujar akun @wigglywisplup.
"Bukan dia itu. Mirip doang," bela akun @lahh_smile.
Zqya Bantah dan Sebut Video Editan AI
Menanggapi hal ini, Zqya dengan tegas membantah keterlibatannya. Dalam pernyataan di akun TikTok-nya, ia menyebut video tersebut hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menyalahgunakan wajahnya.
"Stop pake muka gue buat hal-hal yang enggak bener yang dapat menimbulkan fitnah dan mencemarkan nama baik gue. Stop mengedit foto gue pakai AI," tulis Zqya.
Menurutnya, penyalahgunaan wajahnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, ia sering menjadi korban edit foto dan video oleh akun-akun judi online maupun akun X dan Telegram yang menggunakan fotonya untuk menarik perhatian.
BACA JUGA:Selebgram Chandrika Chika Diduga Lakukan Tindak Kekerasan, Begini Kata Polisi
Kemarahannya Memuncak
Namun, kali ini Zqya mengaku sudah tidak bisa tinggal diam. "Tapi kali ini sudah kelewat batas. Orang-orang SDM rendah yang mudah percaya tanpa cari tahu yang sebenarnya, dengan bangganya menyebarkan," keluhnya.
Insiden ini menjadi peringatan penting tentang bahaya teknologi manipulasi wajah dan dampaknya pada privasi individu. Zqya berharap publik lebih bijak dalam menyikapi informasi dan tidak mudah terpengaruh hoaks.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad