Korsel Tujuh Kali Alami Pemakzulan Presiden, Nomer 3 Nasibnya Tragis Bener! (1)
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Mungkin Korea Selatan (Korsel) merupakan negara paling sering melakukan pemakzulan kepala negaranya. Betapa tidak, negeri ini memiliki catatan pemakzulan presidennya sebanyak tujuh kali.
Parlemen Korea Selatan pada Sabtu (14/12/2024) resmi memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol. Keputusan itu sebagai buntut pengumuman darurat militer kontroversial yang sempat dibatalkannya pekan lalu.
Tak pelak, politik dalam negeri Korsel terus menjadi sorotan. Darurat militer itu berbuah penolakan dari parlemen. Majelis Nasional menentang perintah darurat militer itu setelah 6 jam diterapkan. Presiden Korsel berupaya digulingkan.
Baca juga: STY Sarankan Cara ini Untuk Kualitas Permainan AFF Yang Lebih Baik
Parlemen telah menggelar pemungutan suara untuk menggulingkan Yoon Sabtu (07/12/2024) lalu. Namun upaya pemakzulan akhir pekan lalu gagal setelah pemungutan suara tidak memenuhi kuorum lantaran politisi partai Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang memutuskan walk out dari ruang sidang.
Yoon Suk Yeol ternyata bukan satu-satunya presiden Korsel yang digulingkan. Ini daftar para presiden Korsel yang dilengserkan, sebagaimana dikutip Wartabanjar.com dari AFP:
1. Syngman Rhee
Presiden pertama Korsel, Syngman Rhee, yang terpilih pada tahun 1948, dipaksa mengundurkan diri oleh pemberontakan yang dipimpin mahasiswa pada tahun 1960. Pemberontakan terjadi setelah ia berupaya memperpanjang masa jabatannya melalui pemilihan umum yang curang.
Baca juga: Viral! Tanah Berjalan di Tobadak Mamuju Tengah, Sampai-sampai Excavator Tertelan Bumi
Rhee dipaksa mengasingkan diri di Hawaii, tempat ia meninggal pada tahun 1965.
2. Yun Po Sun
Presiden Yun Po Sun digulingkan pada tahun 1961 dalam kudeta yang dipimpin oleh perwira angkatan darat Park Chung Hee. Park mempertahankan jabatan Yun tetapi secara efektif mengambil alih kendali pemerintahan. Park kemudian menggantikannya setelah memenangkan pemilihan umum pada tahun 1963.
Baca juga: Huru-Hara Darurat Militer: 75 Persen Warga Korea Selatan Tuntut Presiden Yoon Suk Yeol Mundur
Baca juga: 4 Fakta Mantan Pacar Siram Air Keras ke Wanita di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi di Cibinong
3. Park Chung Hee
Park Chung Hee dibunuh pada bulan Oktober 1979 oleh kepala mata-matanya sendiri saat makan malam pribadi. Peristiwa malam itu telah lama menjadi subjek perdebatan sengit di Korsel, khususnya mengenai apakah pembunuhan itu direncanakan sebelumnya.
Chun Doo Hwan dan Roh Tae Woo, yang saat itu menjabat sebagai jenderal angkatan darat, memanfaatkan kekacauan politik untuk melancarkan kudeta pada Desember 1979. (bersambung)
Editor: Sidik Purwoko