WARTABANJAR.COM, GAZA - Warga Gaza tampaknya tidak terlalu banyak berharap terkait surat penangkapan Netanyahu yang dikeluarkan  Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Mereka hanya berharap surat perintah penangkapan terhadap PM Benjamin Netanyahu itu bisa mendinginkan serangan Israel ke Jalur Gaza.

Karena sejak surat penangkapan Netanyahu dikeluarkan ICC pada Kamis (21/11), Israel bukannya menurunkan tensi serangan tapi lebih gencar menyerang wilayah Palestina tersebut. Serangan terbaru Israel bahkan menewaskan sedikitnya 21 warga Palestina pada Jumat (22/11).

Petugas medis menyatakan, di Kota Gaza di utara, serangan Israel terhadap sebuah rumah di Shejaia menewaskan delapan orang.

Tiga orang lainnya tewas dalam serangan di dekat sebuah toko roti, dan seorang nelayan tewas saat ia melaut. Di wilayah tengah dan selatan, sembilan orang tewas dalam tiga serangan udara Israel yang terpisah.

Penduduk di tiga kota yang terkepung di tepi utara Gaza, Jabalia, Beit Lahiya, dan Beit Hanoun mengatakan, pasukan Israel telah meledakkan puluhan rumah.

Militer Israel mengeklaim bahwa serangan mereka bertujuan untuk mencegah pejuang Hamas melancarkan serangan dan berkumpul kembali di sana. Namun, penduduk mengatakan mereka khawatir tujuannya adalah untuk secara permanen mengosongkan sebidang wilayah sebagai zona penyangga, yang dibantah Israel.

Serangan Israel juga menghantam Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahiya, salah satu dari tiga fasilitas medis yang hampir tidak beroperasi di daerah itu. Serangan itu melukai enam staf medis, beberapa dalam kondisi kritis.

"Serangan itu juga menghancurkan generator utama rumah sakit dan menusuk tangki air, meninggalkan rumah sakit tanpa oksigen atau air, yang mengancam nyawa pasien dan staf di dalam rumah sakit," tambahnya.

Warga Gaza melihat keputusan ICC mengeluarkan surat penangkapan Netanyahu atas dugaan kejahatan perang sebagai pengakuan internasional atas penderitaan di daerah mereka. Namun, mereka yang mengantre roti di toko roti di kota selatan Khan Younis meragukan keputusan itu akan berdampak apa pun.