WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta tambahan anggaran bantuan sosial (bansos) mencapai Rp100 triliun pada 2025. Adapun besaran anggaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) atau bansos pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 tercatat sebesar Rp496,8 triliun. Angka ini tercatat naik 13,1% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara dalam RAPBN 2025 pemerintah menargetkan anggaran perlinsos sebesar Rp504,7 triliun. Waduh, buat apa saja cak? Menurut Cak Imin, permintaan tersebut bisa saja terealisasi apabila efisiensi dan penutupan kebocoran anggaran yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto benar-benar terlaksana. “Kami berharap ini sukses dan paling tidak berdoa 2025 ini akan ada tambahan bantuan sosial semoga bisa sampai Rp 100 triliun,” kata Cak Imin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024, Kamis (7/11/2024). Baca juga: Judi Online Pegawai Komdigi, Polda Metro Jaya Upayakan ini Presiden Prabowo Subianto, lanjut Cak Imin, sudah berkali-kali menyampaikan bahwa pemerintah harus melakukan efisiensi sembari mencegah terjadinya kebocoran anggaran. "Presiden dengan amat tegas berkali-kali menyampaikan bahwa kita akan melakukan efisiensi sekaligus dalam satu tarikan nafas menutup segala jenis kebocoran anggaran kita,” beber Imin seperti dikutip Wartabanjar.com. Di lain sisi, Cak Imin menyatakan bahwa Kemenko Pemberdayaan Masyarakat memiliki tugas untuk mengurangi kemiskinan ekstrim hingga 0 persen dan kemiskinan menjadi 5 persen di 2029. Dirinya mengklaim bahwa pemberian bantuan langsung ke masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi 6 persen - 8 persen. Baca juga: Kini Telah Sembuh, Denada Kenang Masa-masa Dampingi Putrinya Penyembuhan Leukimia “Kami inginkan juga dengan memberi bantuan langsung ke masyarakat akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita 6-8 persen, kami ingin mengurangi jumlah pengangguran kami, terutama pengangguran terbuka,” jelas mantan Cawapres nomor urut 1 itu. Cak Imin menambahkan, masyarakat miskin ekstrim, miskin dan rentan miskin merupakan target yang akan disasar dalam penyaluran bantuan sosial tersebut. “ladang kegiatan bantuan sosial kami,” kata Cak Imin. Ke depan, Muhaimin menargetkan dapat mendorong masyarakat menjadi berdaya hingga 137,5 juta jiwa atau sekitar 49,22 persen dari total penduduk, serta masyarakat mandiri sebesar 48,92 juta. Baca juga: Jelang Pilkada Serentak, DPR Ingatkan KPU Agar Mewaspadai Serangan Hacker “Jadi tugas Pak Airlangga sebagai Menko Ekonomi mencari uang, tugas saya menghabiskan uang,” kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berkelakar. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko