Waspada! Daftar Dapat BBM Subsidi Pertalite Hanya di Situs Pertamina
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM - Viral unggahan Facebook yang diklaim berisi tautan pendaftaran barcode BBM Subsidi Tepat MyPertamina.
Saat discan akan diarahkan ke sebuah situs yang terdapat kolom yang meminta identitas berupa nama dan nomor telepon.
Faktanya, pendaftaran barcode BBM Subsidi Tepat MyPertamina tidak benar.
Tautan pendaftaran Program Subsidi Tepat yakni melalui situs subsiditepat.mypertamina.id dan akan mendapatkan barcode.
Baca Juga
Megawati dan Prabowo Bakal Bertemu, ini Kata Sekjen PDIP
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga akan melakukan uji coba penyaluran BBM subsidi jenis Pertalite di Regional Kalimantan dengan pemberlakuan QR code subsidi pada 1 November 2024.
Pembatasan pembelian Pertalite akan diberlakukan untuk kendaraan roda empat di 6 SPBU. Yakni SPBU di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Enam SPBU yang akan dilakukan uji coba di Kalimantan Selatan yaitu SPBU 63.701.003 di Jalan Veteran Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin, SPBU 61.706.01 di Jalan A Yani Km 9,7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, SPBU 64.706.13 di Jalan Veteran Kabupatan Banjar, SPBU 61.707.01 di Jalan Banjar Baru Kota Banjarbaru, SPBU 64.707.12 Jalan Guntung Damar Lingkar Utara, Banjarbaru dan SPBU 63.707.01 di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kota Banjarbaru
Hal ini disampaikan oleh Area Manager Communication, Relation dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya pada Rabu (23/10).
“Bagi masyarakat yang tinggal atau biasa mengisi BBM di 6 SPBU tersebut diharapkan telah mendaftarkan kendaraannya di website https://subsiditepat.mypertamina.id/ untuk mendapatkan QR code yang akan digunakan untuk pengisian Pertalite,” ujar Arya.
Bagi pemilik kendaraan yang belum terdaftar sebagai pengguna BBM subsidi, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyediakan booth helpdesk di SPBU dan Kantor PERTAMINA Lambung Mangkurat.
“Kami berharap dengan tersedianya booth helpdesk tersebut dapat membantu masyarakat khususnya pengendara roda empat untuk mendaftarkan kendaraannya dan mendapatkan QR code sebelum tanggal 1 November 2024,” tambah Arya.(berbagai sumber)
Editor Restu