Dan pada penyelenggaraan berikutnya yakni 2023 dan 2024 ini, Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan tidak lagi menggunakan jasa pawang hujan untuk mengatasi cuaca pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2024.
“Tidak. Jadi kita manusia bertuhan, kita serahkan semuanya kepada Tuhan,” ujar Direktur Komersial PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), Troy Reza Warokka, menegaskan pihaknya tidak lagi menggunakan jasa pawang hujan.
Menurut dia, semua tim panitia memiliki beragam agama hanya mengandalkan kekuatan doa agar kondisi cuaca kondusif pada acara balapan utama.
“Kita berdoa meminta agar dibantu (dengan cuaca yang kondusif). Alhamdulillah, beberapa kali rasanya kami dibantu, event-event seperti ini semua dibantu,” ujarnya.
Ia juga meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar pelaksanaan MotoGP Mandalika 2024 berjalan aman dan lancar dengan kondisi cuaca yang kondusif.
“Yang paling penting adalah aman. Walaupun beberapa pembalap juga mau kalau hujan yah hujan, karena jagoan lintasan basah,” ujarnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







