Tomy juga dikenal sebagai pemilik Artha Graha Group atau Artha Graha Network (AG), yang membawahi JIHD, DA, dan 19 perusahaan lainnya yang bergerak di berbagai sektor.
Melansir Finansialku, karier bisnis Tomy dimulai dari kondisi yang sangat sulit. Sebagai seorang yatim piatu yang hidup dalam kemiskinan, Tomy memutuskan untuk merantau ke Kalimantan dengan hanya membawa modal seadanya. Di sana, ia bekerja sebagai kuli bangunan untuk bertahan hidup.
Baca juga: Dipanggil Polri Soal Pengendali Judi Online Berinisial T, Ini Kata Kepala BP2MI
Kesuksesan Tomy dalam dunia bisnis berawal dari kerja sama dengan perusahaan yang terkait dengan dunia militer, yang masih terjalin hingga saat ini. Melalui kerja keras dan ketekunannya, Tomy berhasil membangun kerajaan bisnisnya dari nol.
Dalam sebuah wawancara di sebuah YouTube, Tomy mengungkapkan bahwa banyak tantangan dan cobaan yang harus dihadapi dalam meraih kesuksesan. Tetapi semua itu harus dilalui dengan ikhlas dan tanpa menyerah.
“Ya kalau suruh pesan ya, saya kira kalau tantangan, cobaan dan penderitaan. Marilah kita ikhlas untuk menikmatinya. Ya saya kira, kita tidak boleh untuk menyerah dan kita harus selalu bangkit dari kekalahan,” ucap Tomy.
Tomy mengatakan bahwa kita tak boleh kecewa saat mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan harapan.
Baca juga: Projo Soroti Pernyataan Ribka Tjiptaning Soal Jokowi ini
“Kita juga tidak boleh menyalahkan orang lain atas rasa kecewa yang kita dapati.Dan tidak pernah harus menjadi kecewa dengan menyalahkan orang lain,” jelasnya.







