Selain produk inovasi dari peneliti UGM, juga dipamerkan produk inovasi dari perguruan tinggi lain seperti produk plester sariawan karya Prof Nasrul Wathoni dari Universitas Padjajaran.

Produk menggunakan teknologi berbasis polisakarida alami kitosan dan alginat ini potensi membantu mengatasi sariawan.

Lalu inovasi dari Prof I Ketut Adnyana dari ITB mengembangkan produk skincare anti aging yang menggunakan bahan dari membran cangkang telur atau hydrolyzed egg shell membrane dalam bentuk serum.

Dalam talkshow RekaTalks, Guru Besar Fakultas Teknik UGM sekaligus Mantan Dirjen Diktiristek RI, Prof. Nizam mengatakan program matching fund kedai reka dan sekarang berganti nama PDP ini berangkat dari rendahnya komitmen industri bekerja sama dengan perguruan tinggi  pada bidang riset dan pengembangan.

Nizam mengaku bersyukur, sejak adanya program ini berjalan peringkat Indonesia melompat jauh. 

Berdasarkan laporan Indeks Inovasi Global 2023 yang dirilis World Intellectual Property Organization (WIPO) menyebutkan peringkat Indonesia untuk kerjasama antara kampus dan industri masuk peringkat lima dunia dari 132 negara.

“Tahun 2020 kita masih di peringkat 35 dunia,” jelasnya.

Naiknya peringkat indeks inovasi kerja sama kampus dan industri di dalam negeri ini ternyata juga mendongkrak peringkat Indonesia dari sebelumnya di peringkat 85 dunia dari 132 negara di tahun 2020 dan pada tahun 2023 lalu naik ke peringkat 61 dunia.

Menurut Nizam, kenaikan peringkat ini tidak lepas dari kerja keras kampus dalam menjalin kerja sama dengan industri dengan adanya program Kedai Reka yang mendanai program kerja sama dengan industri.

“Setiap tahun Kemendikbud Ristekdikti mendanai 1.000 kerja sama kampus dengan industri,  selain mendorong Science Techno Park yang ada di beberapa kampus,” katanya.

Kenaikan peringkat ini menurut Nizam harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui banyak kerja sama dalam membangun inovasi lewat program riset dan pengembangan.

“Saya kira ini momentum yang sudah dibangun harus terus bergulir. Jika tidak bisa kita pertahankan, peringkatnya akan turun lagi,” tegasnya.