WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Puluhan anak dhuafa menerima manfaat dari lembaga amil zakat Assalam Fil Alamin (Lazis ASFA), Minggu (30/6/2024). Lazis ASFA bekerjasama dengan Rumah Sunat Modern Athira menggelar khitanan massal gratis/ sirkumsisi menggunakan metode modern super ring. Petugas Kesehatan yang melaksanakan khitanan massal ini, H Rasyid menyampaikan, khitanan metode super ring ini adalah pertama di Tanah Bumbu. Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Lazis ASFA terutama Koordinator Lazis ASFA Kalsel, H Sudian Noor yang memberikan kepercayaan kepada pihaknya untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga dilain waktu hal serupa dapat kembali dilaksanakan dengan jumlah penerima manfaat lebih banyak mengingat animo anak-anak sangat tinggi untuk metode super ring ini,” katanya. Tim ASFA yang di wakili oleh Azhar Hanafi mengatakan hal ini diinisiasi oleh Koordinator Tasuruf Lazis ASFA Kalsel, H Sudian Noor ditengah kesibukannya tetap memperhatikan masyarakat di Tanah Bumbu. “Beliau menyampaikan kepada kami bahwa sekarang musim libur sekolah dan Lazis ASFA membuat acara untuk anak-anak yang manfaatnya dapat dirasakan untuk jangka panjang namun tetap sesuai dengan syraiah dalam penggunaan dana zakat," kata Azhar Hanafi. Lanjutnya, atas arahan H Sudian Noor tersebut pihaknya melaksanakan sirkumsisi/khitanan namun berbeda dengan khitanan pada umumnya, yakni memilih metode super ring yang memiliki beberapa keunggulan diantaranya tidak membutuhkan jahitan, resiko pendarahan jauh lebih rendah dan pasca sunat yang cepat, seketika setelah di khitan anak-anak sudah dapat beraktifitas seperti sedia kala. “Hanya saja biaya khitanan metode super ring ini tergolong cukup mahal untuk mereka yang berpenghasilan rendah,” imbuhnya. Azhar juga menyampaikan, sesuai pesan dari pria yang pernah menjabat Bupati Tanah Bumbu periode 2018-2021 itu, agar harus memberikan manfaat yang baik untuk mustahik. Melalui kegiatan ini khitanan seperti ini juga bisa dinikmati oleh anak-anak keluarga yang tidak mampu, agar mereka jangan pernah berkecil hati dan putus harapan karena rezeki sudah di atur oleh-Nya dan tidak pernah tahu datang dari mana. “Yang penting kita harus tetap semangat berusaha dan berdoa selanjutnya serahkan kepada sang pencipta. Semoga lebih banyak lagi muzaki yang menyerahkan zakatnya kepada ASFA agar lebih banyak penerima manfaat dan program-program lainya untuk ummat,” pungkasnya. Orang tua dari anaknya yang dikhitan, Tutik Mariati tak kuasa menahan haru warga dari batulicin ini sengaja datang lebih pagi dari jadwal yang telah ditentukan, karena merasa sangat senang anaknya menjadi salah satu peserta pada sunatan ini. “Anak saya ini takut  disunat, itukan dijahit kemudian pemulihanya lama tidak boleh kena air apalagi anak saya suka main dan tidak betah kalau lama-lama dirumah. Tetapi dengan metode super ring ini atas penjelasan petugas kesehatannya tadi, sudah boleh mandi, prosesnya cepat, boleh main juga, disamping itu biayanya sangat mahal untuk kami pribadi dan  syukur alhamdulillah ASFA sudah bikin acara seperti ini,” ujar Ibunda Kelfin ini. Dirinya pun berterimakasih kepada H Sudian Noor atas segala kebaikanya semoga tahun depan kembali menggelar kegiatan serupa. Peserta sunat, Kelfin menyampaikan, sunatnya cepat tidak sakit. “Kalau sunatnya seperti ini mau saja nanti disunat lagi,” canda Kelfin. Khitanan ini dilaksanakan dikantor Lazis ASFA Kal-Sel di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu. (hasby) Baca Juga : Euro 2024: Sempat Tertinggal, Gol Injury Time Selamatkan Inggris dari Kekalahan Hingga Menang Atas Slovakia