Selama pelariannya, Chaowalit merilis sejumlah video klarifikasi bahwa dirinya telah diperlakukan tidak adil. Ia mengklaim sebagai satu-satunya orang yang dihukum karena banyak tersangka lain yang terlibat namun bebas berkeliaran.
Chaowalit juga mengklaim permohonan jaminannya dalam kasus pembunuhan yang tertunda belum ditangani secara adil. Namun klarifikasi ini dibantah oleh Menteri Kehakiman setempat.
Hingga Chaowalit dijatuhi hukuman penjara seumur hidup secara in absensia pada Senin (25/12/2023) karena percobaan pembunuhan. Kasusnya bermula dari penembakan di sebuah restoran di distrik Muang, Phatthalung, pada Senin (09/09/2019).
Baca juga: Polisi Thailand Sebut Fredy Pratama Berada di Hutan
Ia didakwa berkolusi dengan empat orang lain untuk mencoba membunuh seorang asisten pengadilan. Kelimanya dijatuhi hukuman seumur hidup. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







