Pemkab Barsel Serah Terima Buku Tabungan dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR,COM BARITO SELATAN - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) telah menggelar serah terima buku tabungan korban bencana dan rehabilitasi rumah tidak layak huni. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) barsel dilakukan secara simbolis di Balai Desa Mabuan, Selasa (14/05/2024) lalu.
Kepala Dinas Perkimtan Barsel Bennie,S.Mahart mengatakan, sasaran bantuan dikhususkan untuk yang terkena dampak longsor, keluarga stunting serta kemiskinan ektrim.
Baca juga: Heboh Perpisahan Sekolah di Banjarmasin Bak THM Hadirkan DJ
"Syarat menjadi penerima bantuan adalah memiliki KTP, Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Tanah dan berdomisili di Kabupaten Barito Selatan," katanya seperti dikutip Wartabanjar.com, Senin, (20/5/2024).
Sebelumnya pihak Dinas Perkimtan Barsel juga melakukan survey untuk menentukan penerima bantuan. Penentuannya berdasarkan usulan dari perangkat desa maupun kelurahan setempat.
Tujuannya pembukaan buku tabungan tersebut untuk penyaluran dana dari kas daerah ke masing-masing penerima yang nantinya untuk pembayaran bahan bangunan dan upah tukang.
Baca juga: Rekrutmen Anggota Polri di Papua, Begini Antusiasme Warga Asli di Sana
Sementara terkait bantuan untuk korban bencana, ada beberapa desa di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito yang mengalami musibah. Akibatnya, sejumlah tempat tinggal warga mengalami rusak berat dan tidak dapat di huni lagi.
"Mereka harus pindah ke lokasi yang baru dan yang jauh dari lokasi terdampak”, ucap Bennie.
Para penerima bantuan pada tahun 2024 tersebar di 4 Desa dan 2 Kelurahan dengan total 34 unit rumah. Untuk Desa Mabuan terdapat 7 rumah yang perlu peningkatan kualitas berupa rehabilitasi atau renovasi.
Baca juga: Gaji ke-13 Mulai Cair Juni 2024 ini
"Untuk Desa Murung Paken Sebanyak 9 Unit Rumah dengan kegiatan berupa peningkatan kualitas berupa rehab," paparnya.
Lalu, paparnya, renovasi rumah dengan sasaran warga yang termasuk kategori Kemiskinan ekstrem untuk Desa Tampijak Kecamatan Karau Kuala sebanyak 8 unit, Kelurahan Bangkuang sebanyak 4 unit berupa peningkatan kualitas dan sebanyak 2 unit rumah dengan kegiatan bangun baru dan relokasi.
Kemudian di Kelurahan Bangkuang sebanyak 6 unit dan terakhir 1 unit rumah warga Desa Teluk Timbau Kecamatan Dusun Hilir bangun baru dan relokasi. (Akhmad murjani)
Baca juga: Meriah! Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalsel Diramaikan Berbagai Acara
Editor: Sidik Purwoko