Malaikat Jibril Turun Berikan Salam di Malam Lailatul Qadar

WARTABANJAR.COM – Rasulullah SAW sosok yang paling mulia, tidak henti-hentinya menunggu kedatangan malam mulia Lailatul Qadar.

Keistimewaannya dibandingkan dengan malam seribu bulan. Bahkan Malaikat Jibril datang menyalami.

Penjelasan disampaikan oleh Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya, Tafsirul Qur’anil Azhim.

Pada malam tersebut, para malaikat tak henti-hentinya mendoakan kebaikan untuk semua orang Islam.

Bahkan malaikat Jibril datang menyalami mereka. Ada 3 tanda seseorang mendapatkan salam dari malaikat Jibril.

Yakni bulu (badan) merinding, lunak hatinya, dan menangis kedua matanya, semua itu karena disalami oleh malaikat Jibril.

Ibnu Katsir mengatakan:

فَلاَ يَزَالُوْنَ لَيْلَتَهُمْ تِلْكَ يَدْعُوْنَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَجِبْرِيْلُ لَا يَدعُ أَحَدًا مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ إِلاَّ صَافَحَهُ وَعَلاَمَةُ ذَلِكَ مَنْ اِقْشَعَرَّ جِلْدُهُ وَرَقَّ قَلْبُهُ ودَمَعَتْ عَيْنَاهُ، فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ مُصَافَحَةِ جِبْرِيْلَ

Artinya, “Maka tak henti-hentinya para malaikat mendoakan orang mukmin laki-laki dan perempuan pada malam tersebut. Malaikat Jibril tidak meninggalkan salah satu orang mukmin kecuali menyalaminya. Sedangkan tanda-tandanya yaitu: bulu (badan) merinding, lunak hatinya, dan menangis kedua matanya, semua itu karena disalami oleh malaikat Jibril.” (Imam Ibnu Katsir, Tafsir Ibnu Katsir, [Daru Thaybah: 1999], juz 8, halaman 452).(nu online)

Editor Restu