Ramadhan kali ini tidak hanya berupa makanan berbuka puasa saja, namun kami sebagai AlOula juga menyediakan sewa tempat tinggal, keranjang makanan, pakaian Idul Fitri, dan kegiatan hiburan untuk anak-anak guna menjamin kualitas hidup semua orang.”
Organisasi ini mempunyai rencana yang lebih besar untuk masa depan.
“Kami ingin memulai Ramadhan, karena itulah yang paling kami ketahui dan operasi telah dirancang untuk itu, namun tujuannya adalah untuk melampaui bulan ini,” kata Hourani.
Stereotip badan amal di wilayah ini adalah gedung-gedung besar yang mengintimidasi dan karyawan yang lebih tua, namun Subha berharap menjadi badan amal “yang dibangun oleh generasi muda, untuk generasi muda,” kata Hourani.
Inisiatif ini mendorong anak-anak untuk bergabung dan membantu proses pengemasan.
“Saya bergabung dengan Subha karena saya ingin bergabung dengan komunitas yang menyebarkan kebahagiaan setiap kali makan,” kata salah satu relawan mereka.
“Satu kesamaan yang kami miliki adalah kami senang memupuk kebaikan tanpa imbalan. Ini adalah sesuatu yang ada dalam diri kami dan dari kami,” kata yang lain.
Lebih dari 400 orang saat ini menjadi bagian dari komunitas Subha, 50 di antaranya bergiliran menjadi sukarelawan setiap hari untuk mendistribusikan paket-paket tersebut.
Mereka berencana memberi makan 12.000 orang pada akhir bulan suci ini.
“Dengan AlOula, kami memiliki kesempatan untuk mempromosikan hal ini lebih banyak lagi, yang berarti kami memiliki kemampuan untuk berbicara dengan influencer atau pengiklan di Instagram. Sekarang kami mengumpulkan donasi secara online, jadi kami mempermudah semua orang,” tambah Hourani.







