“Makanya sebelum mudik bisa konsultasi ke dokter kandungannya, jika ada risiko-risiko nanti dokter kandungan bisa memberikan obat penguat selama mudik. Jangan lupa juga, maksimal tujuh hari sebelumnya, kalau naik pesawat minta surat layak terbang,” ucapnya.
Lebih lanjut terkait dengan bawaan untuk ibu hamil, Dewita menyarankan ibu hamil untuk membawa barang-barang seperlunya.
Misalnya, memakai pakaian yang longgar seperti rok dan baju blouse yang adem dan nyaman. Sementara untuk alas kakinya usahakan tidak menggunakan sepatu dengan hak tinggi, tapi bisa menggunakan flat shoes dan sepatu kets.
Pastikan obat-obatan yang dibutuhkan selama perjalanan seperti obat penguat rekomendasi dokter, paracetamol dan obat sakit lambung dibawa sebagai bentuk antisipasi di jalan.
Terkait dengan cemilan, diharapkan ibu hamil berbekal dengan camilan berprotein tinggi seperti tahu dan tempe bila menyukai protein nabati atau protein hewani seperti daging ayam yang dipotong kecil-kecil dan ikan salmon yang kaya Omega-3 dan DHA untuk kepintaran si bayi.
Baca juga: Horman Paris Klaim, Tim Pembela Prabowo Gibran Menangkan Sidang PHPU hari ini
Bisa pula berbekal buah seperti alpukat atau pisang. Hindari membawa makanan yang tinggi gula seperti soda, minuman kemasan atau es krim yang memicu meningkatnya risiko terkena tekanan darah tinggi dan kencing manis.
Ia juga membagi kiat menjaga tumbuh kembang bayi tetap optimal selama perjalanan dengan banyak minum air putih, sehingga ibu terhindar dari dehidrasi. Menurutnya, ibu harus minum 2,5 liter air per hari agar air ketuban ibu tidak mengecil.
Ia mengingatkan bahwa air ketuban harus tetap dalam kondisi normal karena berfungsi untuk memberi ruang bagi janin untuk berkembang, melindungi bayi dari benturan dan media yang membantu persalinan berjalan normal.
Bila ibu bosan meminum air putih, Dewita menjelaskan ibu hamil dapat menggantinya dengan air kelapa hijau, air dari kaldu sop atau soto dan buah-buahan yang mengandung mineral tinggi.
“Dikhawatirkan kalau misalnya ibu minum kurang dari 2,5 liter air ketubannya jadi sedikit dan ukuran bayi jadi kecil, jadi jangan lupa minum ya ibu-ibu,” katanya yang juga merupakan lulusan Fakultas Kedokteran UI tersebut. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







