WARTABANJAR.COM – Berjalan 10.000 langkah sehari demi mendapatksan kebugaran memang diidamkan banyak orang, tapi kalau ada alternatif yang lebih hemat Waktu dan mudah kenapa tidak
Olahraga ini bahkan bisa dilakukan sambil berbaring, namun dijamin dapat membantu meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, dan kelincahan hanya dalam dua minggu.
Rutinitas latihan ini dikembangkan oleh para ilmuwan Jepang, dan hanya membutuhkan waktu 10 menit serta dilakukan sambil berbaring di tanah.
Gerakannya pun tanpa plank, sit-up, atau crunch.
Baca Juga: 3 Tips Menjaga Kesehatan dari Kemenkes Bagi Jemaah Haji 2026 Selama Berada di Tanah Suci
Baca Juga: Tips Sehat, 7 Cara Perawatan Tubuh Ala Amanda Zahra Agar Kulit Mulus
Gerakan ini melibatkan pengencangan otot-otot tertentu sambil menggoyangkan jari-jari kaki, yang dipercaya dapat membantu mencegah jatuh pada orang lanjut usia.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One, bagi orang yang lebih muda, hal ini dapat meningkatkan postur dan fleksibilitas, bahkan menangkal tanda-tanda penuaan fisik.
Gerakan dasarnya terinspirasi oleh Pilates, yang juga berfokus pada keseimbangan, postur, kekuatan, dan fleksibilitas, tetapi jauh lebih ringan.
Para peneliti mengatakan, siapa pun dapat merasakan manfaat dari rutinitas ini hanya dengan satu menit sehari.
“Karena berat badan bagian tubuh atas menyumbang sekitar setengah dari berat badan kita, mengendalikannya sebenarnya cukup sulit. Yang menyebabkan masalah seperti jatuh dan gangguan persendian,” kata Profesor Yoriko Atomi, dari Universitas Pertanian dan Teknologi Tokyo.
“Meningkatkan keseimbangan tidak hanya meningkatkan kelincahan tetapi juga meningkatkan berbagai keterampilan motorik, memungkinkan kita untuk hidup lebih nyaman,” tambahnya.
Mengingat populasi dunia yang semakin menua, mencegah jatuh sangatlah penting.
Namun, gaya hidup kita yang kurang aktif, ditambah dengan epidemi obesitas, tampaknya justru menghambat hal ini.
Menurut Profesor Atomi, yang telah menghabiskan puluhan tahun mempelajari adaptasi otot, cara terbaik untuk melakukannya di lantai.
Profesor berusia 81 tahun ini menyempurnakan rutinitas tersebut, setelah menderita nyeri lutut dan punggung bawah kronis selama beberapa dekade.
Sekarang, ini menjadi bagian penting dari rutinitas paginya.
Fase pertama studi ini diikuti 17 pria sehat, yang secara acak ditugaskan untuk melakukan rutinitas latihan setiap pagi, selama dua minggu.







