WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mendorong 150 pusat media melakukan kolaborasi untuk meningkatkan diseminasi informasi program dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

"Jadi kekuatan ini perlu kita pikirkan, perlu kita renungkan juga apakah kita sudah maksimal dalam melakukan tugas-tugas komunikasi dan tugas-tugas penyebaran informasi,” kata Nezar dalam rilis pers yang diterima Wartabanjar.com, Kamis (07/03/2024).

Hal itu disampaikannya dalam Anugerah Media Center (AMC) 2024 di Bandung Jawa Barat, Selasa (5/3). Kementerian Komunikasi dan Informatika menjalin jejaring pengelolaan pusat media dengan kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

Sebanyak 150 pusat media yang tersebar di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota telah bersinergi dengan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo dalam pengelolaan konten dan diseminasi informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah.Menurut Nezar, jejaring pusat media telah menjadi "pabrik konten" besar di Indonesia. Terlebih, konten dalam bentuk berita maupun foto akan membantu masyarakat dalam mendefinisikan situasi atau realitas sosial, ekonomi, politik, budaya melalui ekosistem media setiap hari.

“Ada 150 Media Center yang dilaporkan oleh Bapak Dirjen IKP Usman Kansong, (terdiri atas) 8.000 konten berita dan 3.000 foto yang dihasilkan setiap bulan. Jadi sebetulnya kita adalah pabrik konten yang lumayan besar untuk ukuran produksi informasi di Republik ini,” kata dia.

Nezar menilai penyebaran informasi akan lebih optimal jika melibatkan media daring yang ada di daerah. Menurutnya, pemanfaatan media digital tidak terelakkan karena telah menjadi sumber informasi utama menggantikan media arus utama.

 “Bisa dibayangkan kalau satu pusat media di setiap kabupaten dan kota punya mitra media online yang saat ini jumlahnya di seluruh nusantara semakin banyak. Menurut Dewan Pers, ada 44 ribu media online di daerah-daerah. Nah, kita bisa bayangkan 8.000 konten berita diamplifikasi oleh puluhan ribu media online tadi,” ucap Nezar.