Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dan tidak mudah percaya terhadap segala informasi yang diperoleh di media sosial, apalagi informasi sepenggal bahkan informasi palsu maupun hoax.
Nadia juga meminta masyarakat untuk mengecek setiap informasi yang diperoleh agar tidak termakan hoax bahkan ikut menyebarluaskan informasi tanpa mengecek kebenarannya.
Apabila menjumpai informasi serupa, sebaiknya segera mencari referensi yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Informasi valid terkait program maupun kebijakan Kemenkes dapat diakses melalui website maupun akun media sosial resmi milik Kemenkes,” tandasnya.(humas)
Editor Restu







