WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Sebanyak 59 stand pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ramaikan Festival Cinta Kabupaten Banjar, di RTH Alun Alun Ratu Zalecha Martapura, Selasa (31/10/2023). Festival Cinta Kabupaten Banjar Tahun 2023 akan digelar selama 5 hari. Mulai Rabu, 31 Oktober 2023 hingga Minggu, 4 November 2023. Dimeriahkan dengan beberapa kegiatan seperti expo bazar UMKM, expo bazar PKK, talk show, pembacaan syair maulid dan tausiah. Acara digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP). Baca Juga Warga Barabai HST Geger Suara Minta Tolong di Eks Bangunan Sekolah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah dan Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas, unsur Forkopimda, Direktur Perusahaan Daerah, pejabat di lingkungan Pemkab Banjar dan sejumlah undangan hadir di acara pembukaan. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah mengatakan, menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya Festival Cinta Kabupaten Banjar tahun 2023. Menurutnya, festival ini bukan hanya sekadar kumpul-kumpul atau pameran produk tetapi merupakan cermin dari semangat kebersamaan dalam membangun ekonomi kerakyatan yang kokoh dan berkelanjutan. Oleh karena itu lanjutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi lokal tetapi juga sebagai wadah untuk membangun sinergi antar pemerintah, sektor swasta dan masyarakat. ”Melalui kolaborasi yang efektif kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM, Koperasi dan Bumdes di Kabupaten Banjar,” harapnya. Sementara itu Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar Kencana Wati mengatakan, tujuan digelarnya Festival Cinta Kabupaten Banjar adalah untuk memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal oleh publik. Sehingga kedepan UMKM yang terlibat semakin maju dan turut mensejahterakan ekonomi masyarakat. ”Tentunya pemerintah daerah memberikan peluang kepada UMKM untuk memperluas jaringan bisnis serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola bisnisnya. Melalui kompetisi dan umpan balik dari konsumen diharapkan pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan layanannya,” ungkapnya.(ipbanjar) Editor Restu