Kemudian keluarga dari empat pemuda tersebut diundang ke Polres Banjarbaru untuk diberikan edukasi terkait bahayanya geng motor dan perilaku kenakalan remaja sejenisnya.
“Kita ingatkan pihak keluarga agar anak-anaknya tidak terlibat gangster,” ujar Syahruji lagi.
Empat pemuda itupun akhirnya diperbolehkan pulang setelah melalui SOP dari Polres Banjarbaru. (nurul octaviani)
Editor Restu







