Sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantam Selatan agar bisa melakukan penanganan lebih efektif lagi terlebih di area vital nasional atau ring satu.
“Dan ini juga bentuk dukungan kita terhadap Pemprov agar bisa menaikkan status menjadi tanggap darurat karena tadi syaratnya minimal harus ada dua kabupaten kota yang statusnya jadi tanggap darurat,” lanjutnya lagi.
Sekedar informasi, Kabupaten Banjar menetapkan status siaga karhutla dan kekeringan sejak 1 Juli 2023 lalu dan berlangsung hingga sekarang.
HM Hilman pun berharap, Lemprov Kalsel bisa melakukan pengamanan area vital lebih maksimal jika status karhutla dinaikkan. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi













