Kementerian PUPR Lakukan Langkah Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Sukabumi
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, SUKABUMI - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan upaya tanggap darurat akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Banjir menyebabkan terendamnya beberapa area perkampungan, jalan, fasilitas ibadah dan pendidikan serta terputusnya jembatan gantung.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana alam di Sukabumi ini. Baginya, keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak menjadi prioritas utama.
“Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir dan longsor di Sukabumi," ungkap Menteri Doddy seperti dilansir Wartabanjar.com.
Baca juga: Gus Miftah Undang Penjual Es Teh Sholawatan
Kementerian PU telah melakukan langkah-langkah tanggap darurat untuk mengurangi dampak bencana dan memastikan keselamatan masyarakat terdampak. Di antaranya melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di antaranya adalah mengirimkan 1 unit excavator type PC 200 untuk mendukung penanganan banjir serta menyediakan 500 lembar geobag untuk pengendalian banjir sementara.
Kemudian Kementerian PU juga melakukan koordinasi intensif dilakukan dengan Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat, BPBD Provinsi Jawa Barat, serta pihak kecamatan dan desa di lokasi terdampak untuk memastikan penanganan yang terintegrasi. Identifikasi lanjutan akan dilakukan untuk memetakan kebutuhan penanganan jangka menengah, terutama di wilayah aliran sungai Cibuni, Cikaso, dan Cimandiri.
Baca juga: Kapolda Jabar Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan Korban Bencana Sukabumi
Selanjutnya terkait penanganan jalan terputus akibat pergerakan tanah di Kecamatan Sagaranten, Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat telah menyediakan bantuan berupa 3 unit WC portabel, 2 unit HU, 1 unit biodigester toilet (biority) dan 1 unit tenda darurat bagi 13 KK yang mengungsi.
Kementerian PU mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kementerian PU bersama dengan instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.
Banjir dan longsor yang terjadi pada Rabu (04/12/2024) akibat curah hujan ekstrem hingga sungai-sungai di sana meluap dan menggenangi daerah sekitar. (Sidik Purwoko)
Baca juga: Maresca Dekati Pemuncak Klasemen, Dorong Madueke Tampil Lebih Garang
Editor: Sidik Purwoko