“Vaksin HPV diberikan pada anak perempuan usia kelas 5 dan diulang lagi nanti kelas 6, diberikan 2 kali usia kelas 5 diulang lagi tahun depannya pada usia kelas 6 pada siswa SD perempuan, dimana pelaksanaannya bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin,” ujar dr Bandiyah.
Pertemuan ini juga sekaligus memperkenalkan deteksi dini kanker serviks dengan metode DNA HPV (metode celup urine) dengan narasumber dari PT. Biofarma, juga narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Majelis Ulama Indonesia Kota Banjarmasin dan ditutup oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Banjarmasin, Dr Machli Riyadi SH MH.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr M Ramadhan SE ME AkCA, dalam sambutannya mengatakan imunisasi baru Rotavirus dan HPV ini memang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan dalam waktu 1 bulan, selama Agustus ini, bisa maksimal dan itu menjadi target kementerian dan vaksin diberikan secara gratis, jadi jangan disia-siakan dan dapat dilaksanakan semaksimal mungkin,” jelas Kadinkes. (ernawati/*)
Editor: Erna Djedi







