WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Banjir tak hanya menyebabkan rumah dan harta benda terendam, tetapi juga penyakit bagi warga.
Di antara penyakit yang harus diwaspadai selama banjir adalah leptospirosis.
Penyakit ini bisa saja terjadi setelah banjir surut.
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin melalui Instagram resminya pada Kamis (8/1/2026) mengimbau agar waspada terhadap potensi terjadinya penyakit ini.
“Banjir bukan hanya meninggalkan genangan, tetapi juga risiko penyakit berbahaya seperti leptospirosis. Penyakit ini disebabkan bakteri Leptospira yang dibawa hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat masuk ke tubuh melalui kulit yang lecet atau selaput lendir saat kontak dengan air banjir,” ujar peringatan tersebut.
Oleh karenanya, warga terdampak banjir wajib melakukan beberapa langkah berikut ini agar terhindar dari penyakit tersebut:
BACA JUGA: DISAMBUT TERIAKAN HISTERIS! Kedatangan Wapres Gibran di Balangan Bikin Warga Tumpah ke Jalan
– Menutup luka dengan perban bersih
– Mencuci kaki dan tubuh dengan sabun setelah terpapar air banjir
– Menggunakan alas kaki tertutup
– Menyimpan makanan & minuman dalam wadah tertutup
– Menghindari kontak langsung dengan air banjir
Tak hanya itu, warga juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot (terutama betis), mata merah, mual, muntah, atau diare.
“Bersama kita cegah leptospirosis, demi Banjarmasin yang lebih sehat,” ujar Dinkes Banjarmasin.
(wartabanjar.com/yayu)
Editor: Yayu

