Kanwil DJBC Kalbangsel Tempati Gedung Baru Senilai Rp 6 M Lebih, Jenis Pelayanan Masih Sama Seperti Kantor Lama
Konsep ramah lingkungan gedung Kanwil DJBC Kalbagsel ini akan menjadi pencapaian baru di bumi Kalimantan sebagai hasil dari perencanaan desain yang tepat, pelaksanaan konstruksi yang ramah lingkungan dan pengoperasian gedung yang efisien.
Hal itu dapat terwujud dengan melalui penggunaan air dan sumber daya lain secara efisien, memanfaatkan energi terbarukan, daur ulang limbah, desain bangunan yang dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Pimpinan di Kementerian Keuangan maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mempunyai harapan agar gedung Kanwil DJBC Kalbagsel nantinya berhasil mendapatkan sertifikasi "green building" dengan kriteria "new building" dengan kinerja gedung optimal, oleh lembaga independen Green Building Coucil Indonesia (GBCI) yang terafiliasi dengan World Green Building Council (WGBC).
Beberapa kriteria penilaian untuk meraih sertifikasi antara lain meliputi tepat guna lahan, efisiensi energi dan refrigerant, konservasi air, sumber dan siklus material, kualitas dan kenyamanan udara serta manajemen lingkungan bangunan.
Saat ini pembangunan Gedung telah selesai dan siap digunakan sebagai kantor Kanwil DJBC Kalbagsel serta telah diresmikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani Senin (24/7/2023).
Dengan kehadiran gedung kantor yang baru ini diharapkan dapat mendukung dan meningkatkan kinerja Kanwil DJBC Kalbagsel dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
Lantas bagaimana dengan inovasi pelayanan baru di kantor tersebut.
“Masih sama, cuman kedudukan kantor yang berpindah dan fasilitas untuk kegiatan layanan lebih baik,” ungkap Humas Kanwil Bea dan Cukai Kalbangsel, Agus Prasetyo saat dikonfirmasi wartabanjar.com. (has)
Baca Juga : Dugaan Ancaman ‘Tembak’ Jurnalis Saat Meliput Pemeriksaan Airlangga Hartanto, Jubir Kemenko Klarifikasi
Editor : Hasby