Satu Tahun GEKRAFS Kalsel Berkontribusi untuk Banua
Ahli Pers Dewan Pers Muhammad Risanta, menyebut GEKRAFS sebagai sebuah gerakan dahsyat yang dilakukan sekelompok intelektual muda dalam membangun spirit dan tata kelola manajemen sebuah usaha ekonomi kreatif berkelanjutan.
Sejak mengenal pertama kali organisasi dibawah binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Risanta sudah angkat jempol dengan visi dan misi yang jelas organisasi yang sekarang dipimpin Kawendra Lukistian, di level nasional.
“Pertama kali mengenal dekat, kami sudah mengapresiasi gerakan ini sangat baik untuk membantu membangunkan spirit untuk ekonomi kreatif lewat konsep-konsep yang jelas dan tersistem. Apalagi di dalamnya banyak intelektual-intelektual muda yang mampu berkolaborasi dengan siapa saja. Untuk di Banua semangatnya luar biasa, terutama perannya memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif,” terang pria yang juga Dosen STIE Pancasetia dan wartawan senior Transmedia (CNN-Trans7).
Sementara itu Ketua GEKRAFS Kalsel, H Andi Fitri, sangat berterima kasih dengan dukungan yang selama ini dilakukan terhadap organisasi yang dipimpinnya.Meskipun hanya sebuah gerakan yang diaplikasi dengan program di lapangan, Andi Fitri, sambutan masyarakat luar biasa termasuk kampus-kampus.
“Satu tahun GEKRAFS Kalsel, bagi kami adalah bagaimana bisa memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki kawan-kawan di dalamnya.Ibarat setahun ini bukan hanya sebuah branding saja, namun kami berusaha memberikan apa yang bisa kita maksimalkan potensi dalam proses pengembangan industri kreatif dan memanfaatkan peluang untuk pembangunan ekonomi, khususnya di Banua,” terang H.Andi Fitri, Ketua DPW GEKRAFS, di sela-sela Tasyakuran 1 Tahun Perjalanan GEKRAFS Kalsel, di Rooftop Hotel Zuri Express Banjarmasin, Minggu malam (23/07/2023).
Lebih jauh pria dikenal dekat dengan kalangan media, mengatakan organisasi ini jadi wawasan baru dalam mengembangkan industri kreatif di Kalsel, yang memerlukan sinergisitas serta kolaborasi dengan lintas sektor, pemerintah, swasta, pelaku ekonomi kreatif dan media massa.